Agen Penerbitan Bank Garansi Dan Asuransi Terbaik Nomor #1

Kami PT. Global Persada Indonusa Adalah Agen Penerbitan Bank Garansi Dan Asuransi Terbaik Nomor #1, Siap Membantu Anda Dalam Penerbitan Bank Garansi Dan Asuransi.

Selamat Datang Di Webiste Kami...!

Mengapa Memilih Kami ?

Kami Agen Penerbitan Bank Garansi Dan Asuransi Terbaik Nomor #1.

Handal.

Dalam Persyaratan Apa Saja Yang Di Butuhkan Untuk Penerbitan Bank Garansi Dan Asuransi

Professional.

Mengerjakan Berkas Pembuatan Penerbitan Bank Garansi Dan Asuransi Dengan Tepat Waktu.

Terpercaya.

Kami Agen Yang Telah Terdaftar Resmi Serta Bersetifikat Di Percaya Menangani Proyek Besar Maupun Kecil Yang Ada Di Wilayah Indonesia.

Sertifikat Keagenan
Sertifikat Keagenan

Bank Garansi

Pengertian Tentang Bank Garansi

Bank Garansi merupakan Suatu Jaminan Yang diberikan Bank Kepada Suatu Pihak Tertentu, Baik Perorangan, Perusahaan, Badan Maupun Lembaga Lainnya Dalam Bentuk Surat Jaminan.

Jaminan Penawaran (Bid Bond)

Bid Bond Adalah Suatu Surat Jaminan Penawaran Yang Bisa Di Terbitkan Oleh Pihak Bank Garansi Dan Asuransi. Didalam Perjanjian Kesanggupan Tertulis Yang Di Berikan Oleh Bank Atau Pihak Asuransi Untuk Penerima Jaminan Bahwa Pihak Bank Atau Asuransi Akan Membayar Sejumlah Uang Kepada Pihak Terjamin Jika Tidak Mengikuti Lelang Dan Tidak Menutup Kontrak Pemborongan Dalam Hal Tawarannya.

Penerbitan Jaminan Penawaran Yang Memenuhi Ketentuan Yaitu :

  1. Bank Dan Asuransi Perusahaan Penjamin Atau Yang Mempunyai Program Asuransi Kerugian (Surety Ship) Yang Telah Ditetapkan Di Kementrian Keuangan.
  2. Jaminan Penawaran Atau Bid Bond Akan Berlaku Tidak Kurang Dari Waktu Yang Telah Di Tetapkan Di Dalam LDP
  3. Nama Peserta Harus Sama Dengan Nama Yang Tercantum Di Surat Jaminan Penawaran
  4. Jumlah Nilai Jaminan Penawaran Tidak Kurang Dari Jumlah Nilai Nominal Yang Di Tetapkan Di Dalam LDP
  5. Jumlah Nilai Jaminan Penawaran Di Cantumkan Dan Di Tulis Dalam Bentuk Angka Dengan Huruf
  6. Nama Panitia Pengadaan Barang Dan Jasa Harus Sama Dengan Panitia Pengadaan Barang Dan Jasa Yang Mengadakan Pelalangan Tersebut.
  7. Paket Pekerjaan Yang Di Jamin Oleh Pihak Bank Garansi Dan Asuransi Harus Sama Dengan Paket Pekerjaan Yang Di Lelangkan.
  8. Jaminan Penawaran Akan Dapat Dicairkan Tanpa Syarat (Unconditional) Sebesar Jumlah Nilai Jaminan Paling Lambat Yaitu 14 Hari Kerja, Setelah Surat Pernyataan Wanprestasi Dari Panitia Pengadaan Barang Dan Jasa, Lalu Di terima Oleh Penerbit Jaminan ( Bank Atau Asuransi ). Jaminan Penawaran Atas Nama Perusahaan Kemitraan (KSO) Harus Di Tulis Atas Nama Kemitraan Tersebut.

Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond)

Performance Bond Adalah Suatu Surat Jaminan Pelaksanaan Yang Bisa Di Terbitkan Oleh Pihak Bank Garansi Dan Asuransi. Yang Berfungsi Untuk Menjamin Sebuah Pelaksanaan Pekerjaan Yang Telah Di Sepekati Sesuai Dengan Kontrak Tersebut. Penyedia Harus Menyediakan Serta Memberikan Jaminan Pelaksanaan PPK Pada Saat Yang Telah Di Terbitkannya SPPBJ Dan Sebelum Tanda Tangan Kontrak Kepada Pengadaan Barang/Pekerjaan Kontruksi Dan Jasa Lainnya. Masa Berlaku Tersebut Tertulis Sejak Tanggal Kontrak Yang Telah Di Terima Sampai Serah Terima Barang/Jasa Pada Serah Terima Pertama Pekerjaan Kontruksi Dan Lainya. Terkecuali Untuk Layanan Jasa Konsultasi. Jaminan Pelaksanaan Di Berikan Kepada Penyedia Layanan Jasa Barang/Pekerjaan Kontruksi Untuk Jumlah Nilai Di Atas Nilai Uang Rp.200.000.000.00 ( Dua Ratus Juta Rupiah ) Dan Dapat Di Minta Kepada Penyedia Jasa. Terkecuali Untuk Pengadaan Jasa Lainnya Yaitu Dimana Aset Penyedia Sudah di Pegang Oleh Pemilik Sendiri. Besaran Angka Nilai Jaminan Pelaksanaan Adalah 5% Dari Nilai Kontrak Atau Untuk 5% Dari Nilai Total Angka HPS Dan Nilai Terkoreksi Di Bawah 80% Dari Nilai Total Angka HPS. Jaminan Pelaksanaan Akan Di Kembalikan Setelah Semuanya Menyerahkan Barang/Jasa Lainnya Atau Sertifikat Bank Garansi Atau Penyerahaan Jaminan Pelaksanaan Sebesar 5% Dari Nilai Kontrak Khusus Bagi Penyedia Layanan Jasa Pekerjaan Kontruksi Dan Sebagainya.

Jaminan Pembayaran Uang Muka (Advance Payment Bond)

Advance Payment Bond Adalah Suatu Surat Jaminan Pembayaran Uang Muka Yang Bisa Di Terbitkan Oleh Pihak Bank Garansi Dan Asuransi Menjamin Obligee Bahwa Yang Mempunyai Principal (Pengusahan) Akan Sanggup Mengembalikan Uang Mukanya Yang Telah Di Terima Oleh Pihak Obligee Sesuai Dengan Perjanjian Yang Di Tulis Di Dalam Kontrak Dalam Ketentuan Ketentuan Yang Berlaku Atau Proyek Yang Di Kerjakan Bisa Lancar Dalam Pembiayan Proyek Tersebut. Jaminan Ini Berlaku Di Seluruh Indonesia Dengan Keppes RI, No. 80 Tahun 2003 Yang Tertuang Dimana Peraturan Ini Untuk Membantu Para Pengusaha ( Principal ) Memperlancar Pembiayaan Proyek.

Besarnya Nilai Jaminan Pembayaran Uang Muka Di Lihat Dari Presentasi Tertentu Yaitu Dari Nilai Kontrak Proyek Itu Sendiri, Sebesar 20% – 30 % Dari Nila Kontrak Proyek Yang Tertulis Di Surat Jaminan Uang Muka.

Pada Saat Jatuh Tempo, Jaminan Pembayaran Uang Muka Tersebut Belum Di Kembalikan Oleh Pihak Principal ( Pengusaha ), Maka Jaminan Pembayaran Uang Muka Ini Dapat Di Perpanjang Sesuai Dengan Kesepakatan Dua Pihak.

Kegunaan Jaminan Pembayaran Uang Muka Adalah Sebagai Syarat Principal ( Pengusaha ) Untuk Mengambil Uang Muka Bertujuan Memperlancar Pembiayaan Proyek Yang Di Kerjakannya. Apabila Principal Gagal Untuk Melaksanakan Pekerjaannya Sehingga Tidak Dapat Mengembalikan Uang Muka Yang Telah Di Terima Dari Pihak Obligee, Maka Pihak Surety Company Atau Bank Garansi Yang Menerbitkan Jaminan Uang Muka Akan Membayar Kepada Obligee Sebesar Sisa Uang Muka Yang Belum Di Lunasinya.

Isi Jaminan Pembayaran Uang Muka Yaitu Surat Jaminan Yang Diterbitkan Dari Pihak Surety Company Atau Bank Garansi Untuk Mengembalikan Uang Muka Yang Telah Di Terima Oleh Principal (Pengusaha) Sebelum Pekerjaan Yang Di Kerjakan Belum Selesai, Sesuai Dengan Kontrak Yang Tertulis Serta Di Tanda Tangi Oleh Kedua Pihak. Jika Principal ( Pengusaha ) Telah Melaksanakan Pengembalian Uang Muka Kepada Pihak Obligee, Jaminan Pembayaran Uang Muka Secara Otomatis Telah Berakhir. Saat Jatuh Tempo Surat Jaminan Pembayaran Uang Muka Belum Di Lunasi, Jaminan Pembayaran Uang Muka Bisa Diperpanjang Kembali Sesuai Dengan Kesepakatan Atau Perjanjian Antara Pihak Obligee Dan Principal (pengusaha). Apabila Principal ( Pengusaha ) Lalai Dan Tidak Mengembalikan Uang Muka Tersebut. Maka Pihak Surety Company Atau Bank Garansi Akan Mengganti Jumlah Uang Tersebut Sesuai Dengan Kontrak Yang Tertulis, Maksimum Nila Uang Jaminan Uang Muka Tercantum Dalam Surat Jaminan Uang Muka dengan Perhitungan Tingkat Pertasi Pekerjaan Yang Telah Di Capai Oleh Pihak Principal (pengusaha).

Pengajuan Ganti Rugi Dengan Atas Nama Jaminan Kepada Pihak Surety Company Atau Bank Garansi Yang Diajukan Dalam Jangka Waktu Tertentu Setelah Berakhirnya Surat Jaminan Pembayaran Uang Muka.

Jaminan Pemeliharaan (Maintanance Bond)

Maintenance Bond Adalah Suatu Surat Jaminan Pemeliharaan Yang Bisa Di Terbitkan Oleh Pihak Surety Company Atau Bank Garansi Untuk Menjamin Pekerjaan Pemeliharaan Gedung Kontruksi Atau Non Kontruksi Dan Pengadaan Jasa Lainnya Yang Membutuhkan Masa Perawatan atau Pemeliharaan Dalam Hal Meminta Pembayaran 100%. Jaminan Pemeliharaan Tidak Dapat Digunakan Untuk Pengadaan Barang Dan Jasa Konsultasi. Dari Mulai Masa Berlaku Pekerjaan Pemeliharaan Sampai Dengan 14 Hari Kerja Setelah Pekerjaan Pemeliharaan Selesai Semuanya. Besaran Nilai Jaminan Pemeliharaan Adalah Sebesar 5% Dari Nilai Kontrak Pekerjaan Atau Bisa Juga Berupa Uang Dengan Retensi Sebesar 5% Dari Nii Kontrak Pekerjaan.

Jaminan Sisa Pembayaran AKhir Tahun (SP2D)

Jaminan SP2D berlaku untuk proyek-proyek pemerintah yang dibiayai oleh APBN.fungsi jaminan SP2D untuk memastikan bahwa sisa pekerjaan yang telah dibayar lunas pada akhir tahun anggaran oleh KPPN selaku Kuasa Bendahara Umum Negara dapat dipastikan selesai pada waktunya (sesuai kontrak).

Layanan Kami

Mitra Bank Garansi Dan Asuransi

OUR SMALL TEAM

M. Saleh

Bustami Saputra

Staff Kantor

PT.GLOBAL PERSADA INDONUSA

Penerbitan Bank Garansi Dan Asuransi. 0812 9000 0373 atau 0817 824458. Handal, Professional Dan TERPERCAYA. !!

error: Professional.....!!!